December28
Beberapa hari lalu saya ngobrol dengan seorang teman yang rupanya punya hobi yang sama dengan saya: belanja barang yang nggak murah. (‘aren’t we all?’ kalo kata Arien). Dan uniknya, saya dan teman saya itu sama-sama punya kebiasaan aneh: menumpuk barang-barang yang nggak murah itu hingga akhirnya nggak kepake.
Misalnya baju. Saya senang beli baju yang nggak murah. Saking nggak murahnya, sampai-sampai saya merasa sayang untuk memakainya. Akhirnya, numpuk deh di lemari. Dan ketika tiba waktunya untuk dipakai, entah udah kesempitan lah, atau paling nggak berbau lemari. Akhirnya nggak kepake deh.
Atau sandal. Saking nggak murahnya jadi nggak pernah dipake. Pas mau dipake, eh, malah jamuran. Jam tangan juga gitu, disimpen untuk acara khusus yang tidak kunjung datang. Akhirnya pas mau dipakai, battery nya udah soak.
Dan di hari-hari terakhir tahun 2008 ini, saya kembali membuka lemari, memandangi tumpukan barang tidak murah yang hanya diam di lemari sepanjang tahun. Mungkin kalau saya punya seorang manager investasi, saya akan dimarahi dan dikata-katai. Pantes saya ndak pernah jadi orang kaya.
December24

“No more lives torn apart
That wars would never start
And time would heal all hearts
Every man would have a friend
That right would always win
And love would never end”
-Michael Bublé, Grown-up christmas list (2003)
December22

Awalnya beli gara-gara saya sama Arien tertarik dengan cover CDnya (sofanya mirip sofa milik tante tersayang). Setelah didengerin, jadi jatuh cinta beneran. Lagu-lagunya jazzy dan dibawakan dengan teknik acapella. TOP!
December21

Minggu ini saya terjebak dalam obrolan masalah cemburu. Di reunian, sambil ketawa-ketawa, diobrolin siapa yang dulu sempat pacaran sama siapa, siapa yang sempat cemburu sama siapa. Di jalan muter-muter nyari parkiran di PIM juga dibahas cemburu membuat sebuah langkah besar jadi tertunda. Di SMS juga gitu, ada yang nggak nyangka saya pernah cemburu sama seseorang.
Sebenarnya apa sih cemburu? Perasaan memiliki yang berlebihan hingga orang lain tidak boleh sedikitpun menyentuh sesuatu yang saya miliki atau setidaknya saya anggap saya miliki? Atau sebuah perasaan tidak percaya pada apa yang sudah saya miliki? Sebuah rasa tidak percaya pada pasangan? Sebuah cara diri mempertanyakan kesetiaan?
Tapi yang paling memalukan adalah bahwa saya cemburu pada seseorang yang baru saya duga akan mendekati seseorang yang sudah tidak saya miliki. Nah lho??!!