narcistbandit

I'm from no generation, I'm part of no group, I'm totally floating and this is the whole story, and why I can survive
Browsing Social Politic

Queer Manifesto

January1

Setiap memasuki tahun baru, saya selalu teringat pada tulisan seorang teman. Tulisan inilah yang saya publish lagi hari ini, karena saya merasa perlu diingatkan dari tahun ke tahun tentang manifesto ini.

Fear use to keep me from expressing who I am. I grew out of that as a teenager. And here is what I discovered. I am a Queer….. one of many. Please enter our world…..

Our emotional state is that of brotherhood.
Our addiction of choice is entertainment.
Our religion of choice is friendship.
Our currency of choice is knowledge.
Our politics of choice is for equal human rights.
Our society of choice is utopian though we know it may never be.

We continue to make strides, despite those of you who want to oppress us.
We will continue to strive, despite those of you who hate us.
We will continue to fight for a better world not just for ourselves, but for all the future generations of the world.
We continue to pack our bodies into bar’s, party’s, club’s, event & chat rooms, to seek out others that are just like us.
To dance fiercely with our brothers and sisters in celebrations of our life, of our culture, and for the values we believe in.
Peace, Love, Freedom, Tolerance, Unity, Harmony, Expression, Responsibility and Respect.

We seek to relinquish our inhibitions, and free ourselves from the restraints you try to put on us.
You may hate us.
You may dismiss us.
You may misunderstand us.
But we can only hope that you do not care to judge us, because we would never judge you.
You may say what you will, but you can’t stop our existents.

We are not moral criminals.
We are not mentally ill.
We are not drug addicts.
We are not devils.
We are one massive, online, global, tribal village that transcends physical geography & blood lines.
We exist without skin color, without nationality, and without religious bias.
Yet you call us moral criminals. Yes, I am a criminal.
My crime is that of love. Whom I choose to love should be no concern of yours.

Our enemy is closed mindedness.
Our weapon of choice is Information.
Our crime of choice is to challenge moronic laws.
Our Passion of choice is acceptance.

We came to accept that we are all equal, and to re-write the programming that you have tried to indoctrinate us with since the moment we were born.
Programming that tells us to hate and judge people who are different from us.
Programming that tells us to close our minds, instead of open them.
We are gay not because we made this choice in life but being gay is a result of life!
You need to realize that the world is not so black and white.
That there is a whole multitude of colors waiting for you, if you can just open your eyes.

- Brian “Shades” Posluszny!

Sebodoh itu?

November18

Beberapa hari belakangan ada kehebohan pada sekelompok orang menyangkut pemutaran sebuah film fiksi. Film fiksi Hollywood tepatnya. Terdengar aneh ya? Tapi nyata lho!

Sekelompok orang ini kemudian mengajak orang banyak untuk tidak menyaksikan film fiksi itu. Bahkan mengusulkan agar film fiksi itu dilarang untuk diputar di negara ini alias melanggar hak orang-orang yang bukan kelompoknya untuk menyaksikan film itu. Terdengar aneh ya? Tapi nyata lho!

Saya heran, apa sih kerjaan sekelompok orang itu? Jelas-jelas film ini adalah film fiksi alias khayalan belaka, lha koq dianggap serius seolah-olah film ini nyata.

Sekarang pertanyaannya, siapa coba yang termakan oleh film fiksi itu? Sekelompok orang itu (yang menganggap sangat serius film itu) atau masyarakat banyak yang hanya sekedar menganggap film itu sebagai hiburan belaka?

Tahun Baru Imlek yang Kering

January27

Tahun baru imlek identik dengan hujan deras yang turun seharian. Tapi tidak di Bali. Tahun ini, hari pertama di tahun kerbau tanah justru kering dan panas. Menandakan sesuatu kah?

Harian Kompas pernah menulis bahwa tahun kerbau tanah yang bertepatan dengan tahun 2009 ini adalah tahun yang potensi peruntungannya lebih buruk daripada tahun sebelumnya. Dengan kata lain, tahun 2009 adalah tahun yang penuh tantangan serta menjadi ujian kesabaran dan keteguhan.

Pakar Feng Shui, Janie Kumala Dewi, juga berpendapat sama: tahun 2009 tidak bisa diharapkan berjalan dinamis dan cepat. Kondisi ekonomi dan bisnis cenderung akan stagnan. Ini sesuai dengan karakteristik kerbau yang merupakan hewan yang kurang gesit namun sabar.

Melalui penelitiannya, The Institute of International Finance (IIF) yang berbasis di Washington, Amerika Serikat, seolah mengiyakan prediksi-prediksi diatas. Dalam penelitian itu dikatakan bahwa ekonomi global akan mengalami kontraksi 0,4% pada tahun 2009 atau mengulang resesi terburuk pada tahun 1960-an. Bahkan kali ini lebih buruk karena ekonomi dunia serentak ambruk. Resesi dipicu oleh kredit macet massal dan bersifat global.

Ya, percaya nggak percaya bahwa peruntungan dipengaruhi oleh shio yang menjadi simbol tahun itu, yang jelas tetap optimis dan kerja keras adalah kunci dari keberhasilan. Semoga tahun ini bisa kita lalui dan berakhir dengan kesuksesan yang lebih daripada tahun-tahun sebelumnya!

Gong Xi Fa Chai! Xin Nian Kuai Le!

Malam ilmu pengetahuan

January18

Kemarin malam saya menikmati kesendirian dirumah. Hanya ada NGC dan lampu tidur yang menemani saya di kamar. Kebetulan malam itu NGC memutar acara Prison Nation. Sebuah acara yang menggambarkan bagaimana keadaan penjara di Amerika. Awalnya saya mengira ini adalah acara yang tidak menarik. Tapi akhirnya, saya sampai kelaparan karena sudah lewat waktu makan, acara ini tak kunjung selesai dan saya tidak ingin melewatkannya satu detikpun.

Dalam Prison Nation dijelaskan bagaimana teknik-teknik penghukuman dalam penjara terkadang memang membuat orang yang sebenarnya baik menjadi brutal, dan orang yang sudah brutal menjadi makin brutal. Ketidakadaan kegiatan yang berarti bisa membuat orang menjadi jenuh. Dan jenuh rupanya benar-benar bisa membunuh. Satu kata yang menempel di kepala saya dan cukup menggambarkan betapa jenuhnya berada didalam penjara: “Coba bayangkan Anda mengurung diri di toilet (karena kira-kira sebesar itulah ruang sel di dalam penjara) selama 24 jam. Bayangkan betapa hal itu akan sangat membosankan dan menyiksa. Lalu bayangkan bahwa orang di penjara akan menghabiskan waktu seperti itu selama bertahun-tahun!”

Setelah Prison Nation selesai, NGC menyajikan acara Taboo. Acara ini memang menarik sejak awal. Tagline-nya aja gini: “Taboo takes you on a journey beyond the comfort zones and across cultural borders to explore rituals and customs that are acceptable in some cultures, but forbidden, illegal or, reviled in others. Understand bizarre and shocking practices from around the world.” Acara ini benar-benar membuka mata saya bahwa terkadang kita melihat dan menilai sesuatu hanya dari kacamata budaya kita sendiri tanpa mencoba memahami bagaimana orang yang melakukannya melihat hal itu dari kacamatanya sendiri.

Malam ilmu pengetahuan, itulah sebutan untuk malam saya kemarin. Berharap banyak orang bisa ikutan nonton acara-acara itu dan ikut terbuka pikirannya untuk nggak gampang menilai orang dengan pemikiran yang sempit.

« Older Entries