Filed Under (Journal & Life, Tips) by Narcistbandit on 06-09-2008
Gara-gara baca tanggapan seorang teman tentang kesepian saya disaat sahur sendirian, saya jadi punya ide untuk memutar film sebagai teman sahur. Dan sudah tiga hari ini, kesibukan sahur saya bertambah dengan men-setting notebook di meja makan, tepat didepan muka saya!
Film pertama, Jumper! Mmm…rupanya, sahur ditemani mas Hayden Christensen yang lompat sana lompat sini bak bola bekel seru juga ya…! Saya sampai hampir kelewatan waktu imsak.
Film kedua, Breaking and Entering, mas Jude Law dengan british accentnya…benar-benar mewarnai sahur saya…yuuummm…
Pokoknya sekarang sahur saya jadi seruuu…
Thank to mbak yang satu ini karena udah ngasi ide brilliant!
Minggu lalu saya dapat SMS dari seorang teman yang isinya gini:
“Nang, besok ke pasar nggak? Ikut dong…”
Wah…saya mah senang-senang aja kalau ada yang mau nemenin ke pasar, secara beberapa minggu belakangan saya agak malas ke pasar sendirian pagi-pagi dan lebih memilih bermalas-malas. Kalau butuh belanja, ya sore-sore aja di Carrefour.
Dan ketika keesokan paginya saya ke pasar bersama teman saya itu, terjadilah sebuah obrolan unik. Rupanya teman saya itu semangat ke pasar tradisional karena dia sedang mengurangi berbelanja di tempat-tempat seperti Carrefour. Dia bilang, kalau kita belanja di tempat-tempat seperti itu, kita tuh justru tidak menggerakkan ekonomi rakyat. Kita malah ngasi untung besar ke orang asing, yang sebenarnya sih nggak salah, asalkan rakyat kita sendiri memang sudah sejahtera. Lah ini, wong masih banyak yang miskin koq kita malah ngasi uang ke orang asing?! Dia juga bilang, kalaulah dia harus ke supermarket, maka dia lebih milih ke supermarket milik orang Indonesia.
Saya jadi berpikir…benar juga ya! Dan akhirnya sayapun mendukung gerakannya dengan lebih rajin belanja di pasar tradisional daripada ke hypermarket. Kalaupun saya harus membeli kebutuhan di supermarket, maka saya lebih memilih pergi ke toko-toko disekitar rumah saya.
Filed Under (Journal & Life) by Narcistbandit on 03-09-2008

Nggak tau kenapa beberapa hari ini saya ketagihan nyuci baju-baju saya sendiri. Berasa lebih bersih dan wangi gitu. Secara tukang cuci yang biasanya datang seminggu dua kali tuh kalau nyuci kayaknya nggak bersih. Bayangin, baju yang numpuk 3-4 hari berhasil dia cuci hanya dalam waktu kurang dari 20 menit! Kapan ngrendemnya coba???
Sekarang, tiap mau tidur malam, yang saya pikirkan adalah kegembiraan saya dikeesokan pagi untuk mencuci baju. Dan yang lebih asyik, kemarin saya ke supermarket untuk membeli pelembut pakaian dengan bermacam aroma. So, setiap hari akan ada keasyikan baru menikmati wewangian baju yang baru selesai saya cuci!
Saya tahu banget tulisan ini akan membuat mbok Ariestjoetie terbahak puas!
Filed Under (Journal & Life) by Narcistbandit on 01-09-2008
Setelah semalam sebelumnya bercucuran air mata (halah…too much!) sambil ngobrol sama teman yang sama-sama perantau (bok…please deh!), akhirnya hari ini saya memutuskan untuk berpuasa.
Seru juga sahur sendirian, tanpa iringan lagu dari radio (boro-boro nyiarin acara sahur, bedug buka puasa aja jarang terdengar!), tanpa teman makan apalagi ngobrol. Masak sendirian, nikmatin suasana hening sendirian. Mmm…
Dan akhirnya puasa hari pertama berakhir juga dengan sendirian. Tapi seru…nggak berasa gitu puasanya hari ini. Yah, semoga deh bisa selesai sampai akhir Ramadhan. Amin!